Jakarta, Januari 2026 – ArahMuslim mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025 dengan jumlah pengguna yang telah melampaui 110.000 Sahabat Muslim melalui Google Play Store dan App Store. Aplikasi ini terus berkomitmen menjadi pendamping ibadah digital yang membantu umat Muslim dalam menjalankan ibadah harian secara lebih mudah, praktis, dan terarah.
Sepanjang 2025, ArahMuslim menghadirkan berbagai fitur unggulan yang paling banyak digunakan, di antaranya Al-Qur’an, Umrah, serta ZIS (Zakat, Infaq, dan Sedekah). Salah satu ayat yang menjadi perhatian Sahabat Muslim adalah QS. Al-Baqarah ayat 285–286, yang banyak dibaca sebagai penguat iman dan doa penutup aktivitas harian.
ArahMuslim juga aktif berkolaborasi dalam kebaikan bersama berbagai mitra terbaru serta memudahkan pengguna untuk berbagi melalui ragam metode pembayaran. Dengan capaian dan langkah strategis tersebut, InsyaAllah ArahMuslim siap melengkapi ibadah Sahabat Muslim di tahun 2026 dengan layanan yang semakin relevan dan bermanfaat.
Menunaikan ibadah umroh di musim dingin bisa menjadi pengalaman yang berbeda dan berkesan bagi jamaah. Suhu yang lebih sejuk memang membuat aktivitas ibadah terasa lebih nyaman, namun tetap dibutuhkan persiapan khusus agar kondisi tubuh tetap prima dan rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik tanpa kendala.
Tanpa persiapan yang tepat, cuaca dingin justru bisa mengganggu kesehatan dan fokus beribadah. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat Muslim untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum berangkat. Simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui apa saja tips umroh musim dingin agar ibadah tetap nyaman dan bermakna.
Ringkasan
Islam melarang tindakan istihza, yaitu mengolok-olok atau mempermalukan orang lain karena dapat merusak kehormatan dan hubungan sosial.
Sakhr termasuk bentuk ejekan atau penghinaan yang bertujuan merendahkan orang lain, dan dikecam dalam Al-Qur’an.
Talmiz (lamz/lumaz) merupakan sindiran atau celaan halus yang tetap tergolong perundungan dan harus dihindari oleh setiap muslim.
1. Jaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat
Sumber Gambar: Freepik
Cuaca dingin saat umroh bisa memengaruhi daya tahan tubuh jika tidak diantisipasi dengan baik. Pastikan jamaah menjaga pola tidur, mengonsumsi vitamin, dan segera beristirahat ketika tubuh mulai terasa lelah. Kondisi tubuh yang sehat akan membantu ibadah berjalan lebih lancar dan khusyuk.
2. Gunakan Pakaian Hangat yang Nyaman
Sumber Gambar: Freepik
Pilih pakaian hangat yang tidak terlalu tebal namun tetap mampu menjaga suhu tubuh. Pastikan bahan pakaian nyaman, menyerap keringat, dan tidak menghambat pergerakan saat beribadah. Dengan pakaian yang tepat, ibadah dapat dilakukan dengan lebih fokus.
3. Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman
Sumber Gambar: Freepik
Di musim dingin, rasa haus sering kali berkurang meski tubuh tetap membutuhkan cairan. Oleh karena itu, tetaplah minum air putih secara rutin dan konsumsi makanan bergizi. Asupan yang cukup membantu menjaga energi selama menjalani rangkaian ibadah umroh.
4. Atur Waktu Istirahat dengan Baik
Sumber Gambar: Freepik
Istirahat yang cukup sangat penting agar tubuh tidak mudah lelah di tengah aktivitas ibadah yang padat. Manfaatkan waktu luang untuk tidur atau relaksasi ringan. Dengan istirahat yang teratur, stamina akan tetap terjaga hingga akhir ibadah.
5. Manfaatkan Waktu Ibadah Secara Maksimal
Sumber Gambar: Freepik
Cuaca sejuk di musim dingin bisa menjadi peluang untuk memperbanyak ibadah dengan lebih nyaman. Gunakan waktu di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi untuk shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berdoa. Suasana yang mendukung dapat meningkatkan kualitas ibadah.
6. Tetap Disiplin Mengikuti Agenda Umroh
Sumber Gambar: Freepik
Kedisiplinan dalam mengikuti jadwal umroh saat musim dingin membantu jamaah mengatur tenaga dan waktu dengan baik. Hindari terlambat atau melewatkan agenda penting agar ibadah tetap tertib. Dengan mengikuti jadwal, perjalanan umroh terasa lebih terorganisir dan nyaman.
7. Perbanyak Doa dan Dzikir
Sumber Gambar: Freepik
Umroh adalah momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan dzikir. Manfaatkan setiap kesempatan, baik setelah shalat maupun di sela aktivitas, untuk memperbanyak amalan tersebut. Dengan begitu, ibadah saat musim dingin tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga lebih bermakna secara spiritual.
Kesimpulan
Menjalani umroh di musim dingin membutuhkan persiapan yang matang agar ibadah tetap berjalan nyaman dan optimal. Dengan menjaga kesehatan, menggunakan pakaian yang sesuai, serta mengatur waktu istirahat dan aktivitas dengan baik, jamaah dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca tanpa mengurangi kualitas ibadah.
Selain persiapan fisik, penguatan spiritual juga menjadi kunci utama dalam menjalani umroh. Memanfaatkan waktu untuk beribadah, disiplin mengikuti agenda, serta memperbanyak doa dan dzikir akan membuat perjalanan umroh terasa lebih tenang, fokus, dan bermakna hingga kembali ke tanah air.