5 Artis Indonesia yang Menjadi Pendiri Pondok Pesantren

Popularitas dan sorotan publik tidak selalu membuat seseorang lupa pada nilai-nilai spiritual. Sejumlah artis Indonesia justru memanfaatkan ketenaran mereka untuk berkontribusi lebih luas, salah satunya dengan mendirikan pondok pesantren sebagai sarana dakwah dan pendidikan Islam.

Langkah para artis ini membuktikan bahwa dunia hiburan dan pendidikan bisa berjalan beriringan, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Simak artikel ini hingga akhir untuk mengenal siapa saja artis Indonesia yang menjadi pendiri pondok pesantren dan kisah inspiratif di baliknya.

Ringkasan

  • Artis Indonesia memanfaatkan popularitas untuk mendirikan pesantren yang mendidik generasi muda berakhlak mulia.
  • Pesantren artis menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan keterampilan praktis.
  • Kontribusi mereka bersifat inklusif, terbuka untuk masyarakat luas, dan sering disertai program beasiswa.

    1. Atta Halilintar

    Atta Halilintar memiliki pondok pesantren yang dinamakan Pesantren AHHA Binaumma, berlokasi di Tebuireng, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pondok ini dibangun dengan tujuan mencetak generasi yang kuat hafal Al‑Qur’an dan berakhlak islami.

    Pondok pesantren yang didirikannya tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga membekali Santri dengan keterampilan praktis dan literasi digital. Hal ini mencerminkan visi Atta yang ingin mencetak generasi muda kreatif, mandiri, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.

    2. Baim Wong

    Baim Wong mendirikan pesantren di kampung Babakan Loa, Desa Cirendeu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pesantren ini dipersiapkan khusus untuk para penghafal Al‑Qur’an dan menjadi salah satu bentuk kontribusi beliau dalam pendidikan agama. 

    Di pesantren ini, Baim juga menekankan pentingnya etika, akhlak, dan kepedulian sosial. Keterlibatan Baim Wong menunjukkan bahwa figur publik bisa menjadi teladan dalam menyeimbangkan kesuksesan duniawi dan kepedulian spiritual.

    3. Oki Setiana Dewi

    Oki Setiana Dewi terlibat dalam pengelolaan Pesantren Maskanul Huffadz yang memiliki beberapa cabang dan fokus pada tahfidz serta pendidikan agama Islam. Yayasan/ponpes ini aktif di Indonesia dengan beberapa lokasi cabang. 

    Pesantren yang didirikan Oki mengedepankan metode pembelajaran yang menyenangkan dan mendalam, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia. Dengan demikian, Oki tidak hanya menginspirasi melalui layar kaca, tetapi juga melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan Islam.

    4. Irwansyah

    Irwansyah mendirikan Pesantren Al‑Ukhuwah yang berlokasi di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Pesantren ini didirikan sebagai sarana pendidikan agama bagi Santri yang ingin mendalami ilmu syariat Islam.

    Pesantren yang ia dirikan menekankan keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan praktis, sehingga Santri tidak hanya paham agama tetapi juga siap menghadapi tantangan kehidupan modern. Keikutsertaan Irwansyah dalam pendidikan ini memperlihatkan kepedulian nyata seorang artis terhadap masyarakat.

    5. Aziz Gagap

    Komedian Aziz Gagap memiliki pondok pesantren bernama Ash‑Habul Aziziyah, yang terletak di Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat. Pesantren ini juga dilengkapi fasilitas belajar dan kegiatan pendidikan. 

    Pesantren ini tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter Santri agar memiliki integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Kontribusinya menunjukkan bahwa musisi juga bisa menjadi inspirator di bidang pendidikan dan spiritualitas.

    Kesimpulan

    Sejumlah artis Indonesia tidak hanya berprestasi di dunia hiburan, tetapi juga menyalurkan kepedulian sosial melalui pendidikan agama. Dengan mendirikan pondok pesantren, mereka ikut mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki bekal agama yang kuat.

    Langkah ini membuktikan bahwa popularitas bisa disandingkan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pesantren-pesantren yang mereka dirikan tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan karakter, keterampilan praktis, dan semangat sosial bagi Santri.

    Referensi:

    https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/artis-indonesia–pesantren-dari-panggung-hiburan-ke-dakwah-pendidikan-2f10a14d4b.html#google_vignette

    https://www.merdeka.com/artis/deretan-artis-indonesia-yang-miliki-pesantren-dari-atta-halilintar-hingga-baim-wong-359642-mvk.html?page=3#google_vignette

    FAQ

    Pesantren ini terbuka untuk umum, sehingga semua anak-anak dan remaja bisa belajar agama dan keterampilan di sana.

    Sebagian besar memiliki program tahfidz, namun ada juga yang menekankan pendidikan karakter, akhlak, dan keterampilan praktis.

    Kebanyakan artis lebih berperan sebagai pendiri dan motivator, sehingga pengajaran sehari-hari dilakukan oleh ustadz dan pengurus pesantren profesional.

    7 Fakta Kain Kiswah Ka’bah yang Penuh Makna dan Sejarah

    Kiswah Ka’bah adalah kain penutup Ka’bah yang terbuat dari bahan khusus dan dihiasi sulaman ayat-ayat Al-Qur’an menggunakan benang emas dan perak. Kain suci ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung Ka’bah, tetapi juga memiliki nilai spiritual, sejarah, dan simbol penghormatan umat Islam terhadap rumah ibadah paling mulia di dunia.

    Di balik warna hitamnya yang ikonik, kain Kiswah menyimpan banyak fakta menarik yang sarat makna, mulai dari proses pembuatan, pergantian tahunan, hingga perlakuan khusus terhadap kiswah lama. Sahabat Muslim dapat simak artikel ini sampai akhir untuk mengenal lebih dalam apa saja fakta kain Kiswah Ka’bah yang penuh makna dan sejarah.

    Ringkasan

    • Artis Indonesia memanfaatkan popularitas untuk mendirikan pesantren yang mendidik generasi muda berakhlak mulia.
    • Pesantren artis menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan keterampilan praktis.
    • Kontribusi mereka bersifat inklusif, terbuka untuk masyarakat luas, dan sering disertai program beasiswa.

      1. Sulaman Ayat Pilihan yang Sarat Makna 

      Sumber Gambar: Freepik

      Kain Kiswah Ka’bah dihiasi sulaman ayat-ayat Al-Qur’an dan kalimat thayyibah yang dipilih secara khusus. Di antaranya terdapat ayat tentang keesaan Allah, keagungan-Nya, serta kalimat seperti Bismillahirrahmanirrahim, Ya Allah, dan La ilaha illallah. Seluruh sulaman ini bukan sekadar ornamen, melainkan pengingat spiritual bagi setiap muslim yang memandang Ka’bah.

      Proses penyulaman dilakukan dengan benang emas dan perak berkualitas tinggi, dikerjakan oleh para pengrajin terlatih. Setiap huruf disulam dengan presisi tinggi agar tetap indah, rapi, dan sesuai dengan kaidah penulisan kaligrafi Arab yang benar. Hal ini menunjukkan betapa Kiswah dimuliakan tidak hanya secara visual, tetapi juga maknawi.

      2. Diganti Rutin Setiap Tahun di Momen Sakral 

      Sumber Gambar: Freepik

      Kiswah Ka’bah diganti secara rutin setiap tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan puncak ibadah haji, yaitu Hari Arafah. Pergantian ini dilakukan sebelum wukuf agar Ka’bah telah mengenakan Kiswah baru saat jamaah haji menyelesaikan rangkaian ibadah utama mereka.

      Tradisi pergantian tahunan ini mencerminkan nilai kesucian dan penghormatan terhadap Ka’bah sebagai pusat ibadah umat Islam. Selain menjaga kebersihan dan keindahan, penggantian Kiswah juga melambangkan pembaruan spiritual dan kontinuitas tradisi Islam dari masa ke masa.

      3. Pernah Mengalami Perubahan Warna di Masa Lalu 

      Sumber Gambar: Freepik

      Warna hitam yang kini melekat kuat pada Kiswah Ka’bah ternyata bukan warna asli sejak awal sejarahnya. Pada masa-masa tertentu, Kiswah pernah berwarna putih, hijau, merah, hingga kuning, tergantung pada dinasti dan penguasa yang berkuasa saat itu.

      Pemilihan warna hitam kemudian dianggap paling tepat karena lebih tahan terhadap kotoran dan cuaca ekstrem. Selain itu, warna hitam juga memberikan kesan agung, khidmat, dan elegan, sehingga akhirnya menjadi warna resmi Kiswah yang digunakan hingga saat ini.

      4. Nilai Produksi Kiswah Bernilai Fantastis 

      Sumber Gambar: Freepik

      Biaya produksi Kiswah Ka’bah tergolong sangat tinggi, mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh penggunaan bahan premium seperti sutra murni, benang emas, dan perak, serta proses pengerjaan yang sepenuhnya dilakukan secara detail dan manual.

      Seluruh biaya produksi ditanggung oleh Pemerintah Arab Saudi sebagai bentuk penghormatan terhadap Ka’bah. Nilai fantastis tersebut sebanding dengan kedudukan Kiswah sebagai simbol kemuliaan dan kesucian rumah Allah yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia.

      5. Pemasangan Kiswah Dilakukan Lewat Ritual Khusus

      Sumber Gambar: Freepik

      Pemasangan Kiswah Ka’bah bukanlah proses biasa, melainkan dilakukan melalui tahapan ritual yang tertib dan penuh kehormatan. Proses ini melibatkan tim khusus yang telah ditunjuk dan memiliki keahlian serta pengalaman dalam menangani Kiswah.

      Setiap tahapan pemasangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak merusak kain dan tetap menjaga kesakralan Ka’bah. Prosesi ini menjadi simbol ketaatan dan rasa hormat umat Islam terhadap rumah ibadah paling suci.

      6. Material Premium dengan Proses Jahit yang Kompleks 

      Sumber Gambar: Freepik

      Kiswah Ka’bah dibuat dari sutra alami berkualitas tinggi yang diwarnai hitam pekat. Kain ini kemudian dipotong menjadi beberapa bagian besar yang masing-masing disulam dan dijahit secara terpisah sebelum akhirnya disatukan menjadi satu kesatuan utuh.

      Proses penjahitan Kiswah membutuhkan ketelitian tinggi karena setiap bagian harus presisi dan kuat. Jahitan yang kompleks ini memastikan Kiswah mampu bertahan dari cuaca ekstrem serta sentuhan jutaan jamaah yang datang setiap tahunnya.

      7. Kiswah Lama Dijaga dan Dipelihara dengan Penuh Penghormatan

      Sumber Gambar: Freepik

      Setelah diganti, Kiswah lama tidak dibuang begitu saja, melainkan disimpan dan dikelola dengan penuh penghormatan. Kain tersebut biasanya dipotong menjadi bagian-bagian kecil dan disimpan oleh pihak berwenang.

      Sebagian potongan Kiswah kemudian diberikan kepada tokoh penting, lembaga Islam, atau museum sebagai bentuk simbolis dan edukatif. Hal ini menunjukkan bahwa Kiswah tetap dimuliakan meski sudah tidak lagi terpasang di Ka’bah.

      Kesimpulan

      Kain Kiswah Ka’bah bukan sekadar penutup bangunan suci, melainkan simbol penghormatan, keagungan, dan kesinambungan sejarah Islam. Setiap detailnya mencerminkan betapa Ka’bah dimuliakan sebagai pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia.

      Melalui tradisi pergantian tahunan dan perawatan yang penuh adab, Kiswah menjadi pengingat bahwa nilai spiritual dan estetika dapat berjalan beriringan. Kiswah tidak hanya memperindah Ka’bah secara fisik, tetapi juga memperdalam makna religius bagi setiap muslim yang menatapnya.

      Referensi

      https://maghfirah.co.id/7-fakta-menarik-kain-kiswah-kabah-menakjubkan/

      https://www.beautynesia.id/life/5-fakta-tentang-kiswah-kabah-yang-tersorot-karena-kasus-jeffrey-epstein/b-314975

      FAQ

      Proses pembuatannya memakan waktu berbulan-bulan karena melibatkan banyak tahapan, mulai dari penenunan, penyulaman, hingga penjahitan manual.

      Tidak seluruhnya. Benang emas dan perak digunakan khusus pada ayat, kaligrafi, dan bagian tertentu seperti sabuk Kiswah.

      Jamaah boleh menyentuh Kiswah, tetapi dilarang keras merusak atau mengambil bagian apa pun darinya.

      6 Hal Kecil yang Bisa Membatalkan Salat Tanpa Disadari

      Salat merupakan ibadah utama dalam Islam yang pelaksanaannya harus sesuai dengan syarat dan rukun yang telah ditetapkan. Namun, dalam praktiknya, ada beberapa hal kecil yang sering dianggap sepele dan tanpa disadari bisa membatalkan salat.

      Kurangnya pemahaman atau kebiasaan yang dilakukan berulang kali kerap membuat seseorang tidak menyadari kesalahan tersebut. Agar ibadah salat lebih sempurna dan sah, Sahabat Muslim dapat simak artikel ini untuk mengetahui apa saja hal kecil yang bisa membatalkan salat tanpa disadari.

      Ringkasan

      • Artis Indonesia memanfaatkan popularitas untuk mendirikan pesantren yang mendidik generasi muda berakhlak mulia.
      • Pesantren artis menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan keterampilan praktis.
      • Kontribusi mereka bersifat inklusif, terbuka untuk masyarakat luas, dan sering disertai program beasiswa.

      1. Berhadas Kecil atau Besar Saat Salat

      Salah satu hal pembatal salat yang paling mendasar adalah berhadas kecil atau besar saat salat. Hal yang membatalkan salat ini terjadi ketika seseorang tidak dalam keadaan suci, sehingga wajib bagi setiap muslim memastikan wudhu atau mandi wajib dilakukan sebelum menunaikan ibadah salat.

      2. Bergerak Berlebihan Tanpa Kebutuhan

      Hal pembatal salat juga dapat terjadi ketika seseorang bergerak berlebihan tanpa kebutuhan saat salat. Gerakan yang tidak disengaja tapi mengganggu konsentrasi ibadah termasuk hal yang membatalkan salat, karena salat seharusnya dilakukan dengan khusyuk dan tenang.

      3. Berkata atau Mengeluarkan Suara dengan Sengaja

      Mengucapkan kata-kata atau mengeluarkan suara dengan sengaja saat salat merupakan salah satu hal pembatal salat yang sering tidak disadari. Aktivitas ini tergolong hal yang membatalkan salat, karena salat menuntut ucapan dan fokus hanya pada bacaan yang diperintahkan.

      4. Makan dan Minum Ketika Salat

      Makan atau minum saat salat jelas termasuk hal pembatal salat. Aktivitas ini termasuk hal yang membatalkan salat, karena salat hanya diperuntukkan untuk beribadah, dan segala bentuk makan atau minum membatalkan kekhusyukan dan kesahihan ibadah.

      5. Terbuka Aurat Tanpa Disadari

      Hal pembatal salat lainnya yang penting diperhatikan adalah terbukanya aurat saat salat. Aurat yang tidak tertutup dengan sempurna termasuk hal yang membatalkan salat, sehingga setiap muslim wajib memastikan pakaian menutupi aurat sesuai syariat.

      6. Tertawa Saat Salat

      Tertawa saat salat juga termasuk hal pembatal salat yang kadang luput dari perhatian. Tindakan ini tergolong hal yang membatalkan salat, karena mengganggu kekhusyukan dan aturan pelaksanaan ibadah.

      Kesimpulan

      Salat adalah ibadah yang wajib dilakukan dengan khusyuk dan sesuai syariat. Namun, terdapat beberapa hal pembatal salat yang sering dianggap sepele, mulai dari berhadas, bergerak berlebihan, hingga tertawa atau makan saat salat. Memahami hal ini penting agar ibadah tetap sah dan diterima.

      Dengan memperhatikan setiap hal yang membatalkan salat, seorang muslim bisa menunaikan ibadah dengan lebih fokus, khusyuk, dan sesuai aturan. Penerapan prinsip ini juga membantu menjaga kekhusyukan dan keberkahan salat dalam kehidupan sehari-hari.

      Referensi:

      https://masjidismuhuyahya.com/10-yang-membatalkan-shalat/

      https://rumaysho.com/39915-daftar-lengkap-pembatal-shalat-dan-penjelasannya.html

      FAQ

      Secara umum sama, tetapi beberapa detail bisa berbeda tergantung mazhab yang dianut. Sebaiknya merujuk pada sumber fiqh yang terpercaya.

      Salat bisa menjadi batal jika hal tersebut terjadi. Namun, jika tidak disadari, bisa melakukan sujud sahwi atau mengulang salat sesuai anjuran fiqh.

      Perhatikan kondisi wudhu, aurat, gerakan, dan bacaan salat, serta hindari gangguan atau aktivitas yang tidak relevan selama salat.

      Perjalanan ArahMuslim di Tahun 2025 dengan Pertumbuhan Pengguna hingga Kolaborasi Kebaikan

      Jakarta, Januari 2026 – ArahMuslim mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025 dengan jumlah pengguna yang telah melampaui 110.000 Sahabat Muslim melalui Google Play Store dan App Store. Aplikasi ini terus berkomitmen menjadi pendamping ibadah digital yang membantu umat Muslim dalam menjalankan ibadah harian secara lebih mudah, praktis, dan terarah.

      Sepanjang 2025, ArahMuslim menghadirkan berbagai fitur unggulan yang paling banyak digunakan, di antaranya Al-Qur’an, Umrah, serta ZIS (Zakat, Infaq, dan Sedekah). Salah satu ayat yang menjadi perhatian Sahabat Muslim adalah QS. Al-Baqarah ayat 285–286, yang banyak dibaca sebagai penguat iman dan doa penutup aktivitas harian.

      ArahMuslim juga aktif berkolaborasi dalam kebaikan bersama berbagai mitra terbaru serta memudahkan pengguna untuk berbagi melalui ragam metode pembayaran. Dengan capaian dan langkah strategis tersebut, InsyaAllah ArahMuslim siap melengkapi ibadah Sahabat Muslim di tahun 2026 dengan layanan yang semakin relevan dan bermanfaat.

      7 Tips Umroh Musim Dingin agar Ibadah Tetap Optimal dan Bermakna

      Menunaikan ibadah umroh di musim dingin bisa menjadi pengalaman yang berbeda dan berkesan bagi jamaah. Suhu yang lebih sejuk memang membuat aktivitas ibadah terasa lebih nyaman, namun tetap dibutuhkan persiapan khusus agar kondisi tubuh tetap prima dan rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik tanpa kendala.

      Tanpa persiapan yang tepat, cuaca dingin justru bisa mengganggu kesehatan dan fokus beribadah. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat Muslim untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum berangkat. Simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui apa saja tips umroh musim dingin agar ibadah tetap nyaman dan bermakna.

      Ringkasan

      • Artis Indonesia memanfaatkan popularitas untuk mendirikan pesantren yang mendidik generasi muda berakhlak mulia.
      • Pesantren artis menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan keterampilan praktis.
      • Kontribusi mereka bersifat inklusif, terbuka untuk masyarakat luas, dan sering disertai program beasiswa.

      1. Jaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat

      Sumber Gambar: Freepik

      Cuaca dingin saat umroh bisa memengaruhi daya tahan tubuh jika tidak diantisipasi dengan baik. Pastikan jamaah menjaga pola tidur, mengonsumsi vitamin, dan segera beristirahat ketika tubuh mulai terasa lelah. Kondisi tubuh yang sehat akan membantu ibadah berjalan lebih lancar dan khusyuk.

      2. Gunakan Pakaian Hangat yang Nyaman

      Sumber Gambar: Freepik

      Pilih pakaian hangat yang tidak terlalu tebal namun tetap mampu menjaga suhu tubuh. Pastikan bahan pakaian nyaman, menyerap keringat, dan tidak menghambat pergerakan saat beribadah. Dengan pakaian yang tepat, ibadah dapat dilakukan dengan lebih fokus.

      3. Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman

      Sumber Gambar: Freepik

      Di musim dingin, rasa haus sering kali berkurang meski tubuh tetap membutuhkan cairan. Oleh karena itu, tetaplah minum air putih secara rutin dan konsumsi makanan bergizi. Asupan yang cukup membantu menjaga energi selama menjalani rangkaian ibadah umroh.

      4. Atur Waktu Istirahat dengan Baik

      Sumber Gambar: Freepik

      Istirahat yang cukup sangat penting agar tubuh tidak mudah lelah di tengah aktivitas ibadah yang padat. Manfaatkan waktu luang untuk tidur atau relaksasi ringan. Dengan istirahat yang teratur, stamina akan tetap terjaga hingga akhir ibadah.

      5. Manfaatkan Waktu Ibadah Secara Maksimal

      Sumber Gambar: Freepik

      Cuaca sejuk di musim dingin bisa menjadi peluang untuk memperbanyak ibadah dengan lebih nyaman. Gunakan waktu di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi untuk shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berdoa. Suasana yang mendukung dapat meningkatkan kualitas ibadah.

      6. Tetap Disiplin Mengikuti Agenda Umroh

      Sumber Gambar: Freepik

      Kedisiplinan dalam mengikuti jadwal umroh saat musim dingin membantu jamaah mengatur tenaga dan waktu dengan baik. Hindari terlambat atau melewatkan agenda penting agar ibadah tetap tertib. Dengan mengikuti jadwal, perjalanan umroh terasa lebih terorganisir dan nyaman.

      7. Perbanyak Doa dan Dzikir

      Sumber Gambar: Freepik

      Umroh adalah momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan dzikir. Manfaatkan setiap kesempatan, baik setelah shalat maupun di sela aktivitas, untuk memperbanyak amalan tersebut. Dengan begitu, ibadah saat musim dingin tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga lebih bermakna secara spiritual.

      Kesimpulan

      Menjalani umroh di musim dingin membutuhkan persiapan yang matang agar ibadah tetap berjalan nyaman dan optimal. Dengan menjaga kesehatan, menggunakan pakaian yang sesuai, serta mengatur waktu istirahat dan aktivitas dengan baik, jamaah dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca tanpa mengurangi kualitas ibadah.

      Selain persiapan fisik, penguatan spiritual juga menjadi kunci utama dalam menjalani umroh. Memanfaatkan waktu untuk beribadah, disiplin mengikuti agenda, serta memperbanyak doa dan dzikir akan membuat perjalanan umroh terasa lebih tenang, fokus, dan bermakna hingga kembali ke tanah air.

      Referensi:

      https://rahmahtravel.id/blog/tips-umroh-di-musim-dingin-arab-saudi?srsltid=AfmBOorBLOz1m0UVPzo_hqnKuO-_Ll_9FqiaV7bAfFIfzh1ZMAVrIoBU

      https://www.munatour.co.id/articles/tips-umroh-musim-dingin-tetap-nyaman-ibadah-meski-suhu-madinah-7c

      FAQ

      Cuaca dingin dapat memengaruhi kenyamanan fisik, namun dengan persiapan yang tepat, jamaah tetap bisa beribadah dengan fokus dan tenang.

      Musim dingin di Arab Saudi umumnya berlangsung antara November hingga Februari dengan suhu yang bisa cukup rendah, terutama pada malam dan pagi hari.

      Menjaga asupan nutrisi, cukup istirahat, dan tetap aktif bergerak ringan dapat membantu menjaga stamina selama umroh.

      6 Doa untuk Korban Banjir Sumatra agar Diberi Kekuatan dan Kesabaran

      Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra meninggalkan duka mendalam bagi banyak keluarga, menguji keteguhan hati, kesabaran, serta kekuatan iman mereka yang terdampak. Di tengah keterbatasan dan kehilangan, doa menjadi salah satu ikhtiar paling sederhana namun bermakna untuk menguatkan sesama.

      Melalui lantunan doa, kita memohon pertolongan Allah agar para korban banjir diberi kekuatan, kesabaran, dan harapan untuk bangkit kembali. Sahabat Muslim dapat imak artikel ini untuk mengetahui apa saja doa yang dapat diamalkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan spiritual bagi saudara-saudara kita di Sumatra.

      Ringkasan

      • Artis Indonesia memanfaatkan popularitas untuk mendirikan pesantren yang mendidik generasi muda berakhlak mulia.
      • Pesantren artis menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan keterampilan praktis.
      • Kontribusi mereka bersifat inklusif, terbuka untuk masyarakat luas, dan sering disertai program beasiswa.

      1. Doa Memohon Kekuatan dan Keteguhan Hati

      Doa ini dipanjatkan agar para korban banjir Sumatra diberi kekuatan lahir dan batin, hati yang teguh, serta kemampuan untuk bangkit dan bertahan menghadapi ujian yang datang secara tiba-tiba.

      Contoh doa:

      “Ya Allah, kuatkanlah hati dan jasad saudara-saudara kami yang tertimpa banjir, berikan mereka keteguhan, dan jangan Engkau biarkan mereka merasa sendiri dalam ujian ini.”

      2. Doa Meminta Kesabaran dalam Menghadapi Musibah

      Melalui doa ini, kita memohon kepada Allah agar para korban dianugerahi kesabaran, keikhlasan, dan kelapangan dada dalam menerima musibah banjir sebagai ujian kehidupan.

      Contoh doa:

      “Ya Allah, limpahkanlah kesabaran dan keikhlasan kepada para korban banjir Sumatra, jadikan musibah ini sebagai penghapus dosa dan penguat iman mereka.

      3. Doa Perlindungan dari Bahaya dan Bencana

      Doa ini ditujukan agar Allah melindungi para korban dari bahaya susulan, menjaga keselamatan keluarga, serta menjauhkan mereka dari risiko penyakit dan ancaman lainnya akibat banjir.

      Contoh doa:

      “Ya Allah, lindungilah saudara-saudara kami dari segala bahaya, jauhkan mereka dari bencana susulan, penyakit, dan segala hal yang membahayakan.”

      4. Doa agar Diberi Keselamatan dan Kesehatan

      Kita memanjatkan doa agar para korban banjir Sumatra senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan jasmani dan rohani, serta terhindar dari wabah dan kondisi yang memperburuk keadaan.

      Contoh doa:

      “Ya Allah, anugerahkanlah keselamatan dan kesehatan kepada para korban banjir Sumatra, pulihkan kondisi mereka dan kuatkan tubuh serta jiwa mereka.”

      5. Doa Memohon Pertolongan dan Kemudahan

      Doa ini berisi harapan agar Allah memudahkan setiap urusan para korban, melancarkan bantuan, mempercepat pemulihan, dan menghadirkan pertolongan dari berbagai pihak.

      Contoh doa:

      “Ya Allah, mudahkanlah segala urusan para korban banjir, lancarkan bantuan untuk mereka, dan bukakan jalan keluar terbaik dari setiap kesulitan.”

      6. Doa untuk Harapan dan Pemulihan Kehidupan

      Melalui doa ini, kita memohon agar para korban diberikan harapan baru, kekuatan untuk menata kembali kehidupan, serta masa depan yang lebih baik setelah musibah banjir berlalu.

      Contoh doa:

      “Ya Allah, gantilah kesedihan para korban banjir Sumatra dengan harapan, ketenangan, dan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.”

      Cara Melakukan Donasi untuk Korban Banjir Sumatra Melalui ArahMuslim

      Banjir yang melanda Sumatra menjadi pengingat bahwa kepedulian bisa dimulai dari langkah sederhana namun bermakna. Berikut adalah cara melakukan donasi di aplikasi ArahMuslim:

      • Download Aplikasi ArahMuslim
      • Buka Aplikasi ArahMuslim
      • Klik menu ZIS
      • Pilih “Sedekah”
      • Pilih Sedekah Sumatra yang telah disediakan oleh partner ArahMuslim
      • Klik “Sedekah Sekarang” & masukkan nominal Sedekah
      • Klik “Lanjutkan” untuk proses pembayaran

      Kesimpulan

      Doa untuk korban banjir Sumatra merupakan wujud empati dan kepedulian yang dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, sebagai bentuk dukungan spiritual agar para penyintas diberi kekuatan, kesabaran, dan keteguhan iman dalam menghadapi ujian yang berat. Selain menguatkan hati, doa juga menjadi pengingat bahwa musibah adalah bagian dari ketentuan Allah yang harus dihadapi dengan ikhtiar dan tawakal.

      Namun, kepedulian tidak cukup berhenti pada doa semata, karena para korban juga membutuhkan bantuan nyata untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan proses pemulihan pasca bencana. Mari salurkan kebaikan dengan berdonasi melalui ArahMuslim sebagai bentuk solidaritas dan harapan agar saudara-saudara kita di Sumatra dapat bangkit dan kembali menata kehidupan.

      Referensi:

      https://www.metrotvnews.com/read/N9nCywyM-kumpulan-doa-untuk-korban-banjir-arab-latin-dan-arti

      https://www.idntimes.com/life/inspiration/doa-untuk-korban-banjir-sumatra-beri-kekuatan-dan-harapan-00-17z4g-tx8j3z

      FAQ

      Doa dapat dipanjatkan kapan saja, terutama pada waktu-waktu mustajab seperti setelah salat fardhu, sepertiga malam terakhir, atau saat turun hujan.

      Doa bisa dibaca secara pribadi maupun berjamaah, keduanya sama-sama baik selama dilakukan dengan keikhlasan dan niat yang tulus.

      Kepedulian dapat ditunjukkan dengan menyebarkan informasi bantuan, menjadi relawan, atau memberikan dukungan moral kepada korban terdampak.

      Bencana Alam di Sumatra, ArahMuslim Ajak Umat Berbagi Kepedulian

      Jakarta, Desember 2025 – Bencana alam kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menyebabkan dampak besar bagi masyarakat setempat. Curah hujan tinggi dan kondisi alam yang ekstrem mengakibatkan kerusakan permukiman, terganggunya aktivitas warga, serta memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

      Situasi ini membuat banyak keluarga membutuhkan bantuan mendesak, mulai dari kebutuhan pangan, perlengkapan darurat, hingga dukungan pemulihan pascabencana. Kepedulian dan solidaritas dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban yang terdampak.

      Sebagai bentuk kepedulian, Sahabat Muslim dapat bersedekah dan menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sumatra melalui ArahMuslim. Sedekah yang terkumpul akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan agar dapat membantu pemulihan dan memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana. Cara Berdonasi Kepada Korban Banjir Sumatra di ArahMuslim

      Sahabat Muslim dapat melakukan donasi kepada korban banjir Sumatra melalui ArahMuslim dengan cara:

      1. Download Aplikasi ArahMuslim

      2. Buka Aplikasi ArahMuslim

      3. Klik menu ZIS

      4. Pilih “Sedekah”

      5. Pilih Sedekah Sumatra yang telah disediakan oleh partner ArahMuslim

      6. Klik “Sedekah Sekarang” & masukkan nominal Sedekah

      7. Klik “Lanjutkan” untuk proses pembayaran

      Cara Mengamalkan Ayat Seribu Dinar untuk Ketenangan dan Rezeki

      Ayat seribu dinar dikenal sebagai salah satu ayat yang sering diamalkan untuk memohon ketenangan hati, kelapangan rezeki, dan perlindungan Allah. Banyak Sahabat Muslim menjadikannya bagian dari zikir harian karena kandungannya yang menekankan ketakwaan, tawakal, serta janji Allah untuk memberi jalan keluar bagi setiap kesulitan.

      Bagi siapa pun yang ingin menjadikan ayat ini sebagai ikhtiar spiritual, penting untuk memahami cara mengamalkannya dengan benar agar manfaatnya lebih dirasakan dalam kehidupan. Simak artikel ini untuk mengetahui apa saja cara mengamalkan ayat seribu dinar secara sederhana dan penuh makna.

      Ringkasan

      • Artis Indonesia memanfaatkan popularitas untuk mendirikan pesantren yang mendidik generasi muda berakhlak mulia.
      • Pesantren artis menggabungkan pendidikan agama, karakter, dan keterampilan praktis.
      • Kontribusi mereka bersifat inklusif, terbuka untuk masyarakat luas, dan sering disertai program beasiswa.

      1. Membaca Ayat Seribu Dinar Secara Rutin

      Membaca ayat ini secara rutin merupakan cara amalkan ayat seribu dinar yang paling dianjurkan karena membantu menenangkan hati dan menjaga kedekatan dengan Allah. Dengan pembiasaan harian, amalan ini menjadi sumber ketenteraman dan pengingat akan pentingnya tawakal dalam menghadapi berbagai urusan hidup.

      2. Menguatkan Niat Ikhlas Saat Mengamalkan

      Menguatkan niat ikhlas adalah bagian penting dari cara mengamalkan ayat seribu dinar, karena amalan yang dilakukan tanpa pamrih akan lebih mudah diterima dan membawa keberkahan. Niat yang lurus membantu menjaga hati tetap tenang serta memantapkan keyakinan bahwa segala pertolongan hanya datang dari Allah.

      3. Memahami Makna Ayat untuk Kekhusyukan

      Memahami makna ayat ini membuat bacaan ayat seribu dinar lebih khusyuk dan menyentuh hati. Dengan mengetahui pesan tentang takwa dan tawakal, amalan ini tidak hanya sekadar bacaan, tetapi juga pedoman hidup yang membantu seseorang lebih tenang dan yakin menghadapi setiap situasi.

      4. Mengamalkan Setelah Sholat atau Waktu Mustajab

      Mengamalkan ayat ini setelah sholat atau pada waktu-waktu mustajab termasuk cara yang banyak dianjurkan karena suasananya lebih tenang dan hati lebih fokus. Momen tersebut memperbesar peluang doa dikabulkan dan membuat amalan terasa lebih bermakna dalam menjaga ketenangan dan memohon rezeki yang berkah.

      5. Mengiringi Amalan dengan Doa dan Tawakal

      Mengiringi amalan dengan doa dan tawakal menunjukkan bahwa seseorang benar-benar menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah. Cara ini membantu memperkuat keyakinan, mengurangi kecemasan, dan membuka pintu rezeki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka.

      6. Menjaga Konsistensi Amalan Setiap Hari

      Menjaga konsistensi adalah kunci agar manfaat ayat ini benar-benar terasa, karena amalan yang terus dilakukan membawa ketenangan batin yang lebih stabil. Kebiasaan ini membantu memperkuat spiritualitas dan rasa yakin bahwa Allah selalu memberi jalan keluar bagi setiap masalah.

      Kesimpulan

      Ayat seribu dinar adalah amalan yang sederhana namun memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Dengan membacanya secara rutin, memahami maknanya, serta mengiringinya dengan doa dan tawakal, Sahabat Muslim dapat merasakan ketenangan yang lebih kuat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 

      Amalan ini menjadi pengingat bahwa ketakwaan dan keyakinan kepada Allah selalu membuka jalan keluar dari setiap masalah. Ketika dilakukan dengan penuh keyakinan, Ayat Seribu Dinar tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga pegangan hidup yang membawa ketenteraman hati dan kelapangan rezeki. 

      Referensi:

      https://www.rumahzakat.org/mengamalkan-ayat-seribu-dinar

      https://www.dompetdhuafa.org/cara-mengamalkan-ayat-seribu-dinar

      FAQ

      Ayat ini dapat diamalkan oleh siapa pun yang ingin memperkuat ketakwaan, mencari ketenangan, atau memohon perlindungan dari kesulitan hidup.

      Ayat seribu dinar dapat digabungkan dengan zikir harian atau doa apa pun, selama tidak mengganggu kekhusyukan dan tetap dilakukan dengan tertib.

      Sahabat Muslim dapat membacanya dengan suara pelan atau dalam hati, selama tetap menjaga kekhusyukan dan adab dalam membacanya.

      Panduan Islam tentang Hindari Tasyabbuh Orang Non-Muslim

      Dalam ajaran Islam, menjaga identitas dan tidak terpengaruh oleh kebiasaan yang bertentangan dengan syariat menjadi hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Oleh larena itu, memahami batasan-batasan terkait tasyabbuh dengan orang non-Muslim membantu seorang Muslim tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan nilai-nilai keislaman.

      Melalui artikel ini, Sahabat Muslim akan diajak melihat panduan praktis mengenai apa saja yang perlu dihindari dalam konteks tasyabbuh, termasuk contoh keseharian yang sering tak disadari. Yuk, simak selengkapnya dan pahami bagaimana menerapkannya dengan bijak dalam kehidupan.

      Ringkasan

      • Tasyabbuh adalah tindakan meniru kebiasaan atau ciri khas kelompok lain yang bisa mengikis identitas seorang Muslim jika tidak sesuai ajaran Islam.
      • Tasyabbuh terbagi dua, yaitu yang diharamkan (meniru simbol atau ritual agama lain) dan yang diperbolehkan (meniru hal-hal umum yang tidak terkait akidah).
      • Contoh tasyabbuh yang harus diwaspadai seperti ikut perayaan agama lain atau memakai simbol keagamaan non-Muslim, sementara budaya umum yang tidak melanggar syariat masih diperbolehkan.

      Apa itu Tasyabbuh?

      Sumber Gambar: Freepik

      Tasyabbuh adalah sikap atau tindakan seorang Muslim yang meniru kebiasaan, gaya hidup, atau ciri khas yang menjadi identitas khusus kelompok lain, terutama jika hal tersebut bertentangan dengan ajaran Islam. Fenomena ini biasanya terjadi tanpa disadari, misalnya dalam cara berpakaian, perayaan tertentu, atau kebiasaan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai syariat.

      Dalam Islam, tasyabbuh dianggap perlu diwaspadai karena bisa mengikis identitas seorang Muslim secara perlahan. Ketika seseorang meniru sesuatu yang bukan bagian dari ajaran Islam dan tidak membawa manfaat, dikhawatirkan hal itu dapat memengaruhi cara pandang, prinsip hidup, hingga praktik ibadahnya. 

      Apa Saja Macam Tasyabbuh dalam Islam?

      Sumber Gambar: Freepik

      Tasyabbuh dalam Islam memiliki berbagai bentuk yang penting dipahami agar setiap Muslim bisa lebih berhati-hati dalam menjaga identitas dan prinsip beragama. Berikut adalah dua macam tasyabbuh dalam Islam yang perlu Sahabat Muslim ketahui:

      Tasyabbuh yang Diharamkan

      Tasyabbuh yang dilarang adalah segala bentuk peniruan terhadap ciri khas ajaran atau ritual agama non-Muslim, termasuk mempelajari atau mengikuti praktik yang tidak ada dalam syariat Islam. Perbuatan ini dihukumi haram, tergolong dosa besar, bahkan bisa mengarah pada kekufuran jika dilakukan dengan sadar. 

      Tasyabbuh yang Diperbolehkan

      Ada pula tasyabbuh yang diperbolehkan, yaitu menyerupai hal-hal umum yang asalnya bukan ciri khas agama lain, tetapi kebetulan juga dilakukan oleh non-Muslim. Meniru hal seperti ini tidak mengapa karena tidak berkaitan dengan aqidah atau simbol keagamaan, meski manfaatnya mungkin tidak sebesar ketika dilakukan sesuai adab Islam.

      Apa Saja Contoh Tasyabbuh? 

      Sumber Gambar: Freepik

      Tasyabbuh adalah perilaku meniru hal-hal yang menjadi ciri khas kelompok lain dalam aspek agama maupun budaya tertentu. Berikut adalah beberapa contoh tasyabbuh agar kita lebih bijak dalam menjaga identitas sebagai seorang Muslim:

      Mengikuti Perayaan Agama Non-Muslim

      Ikut merayakan hari besar agama lain, seperti menghadiri ritual ibadah atau melakukan simbol-simbol khusus, termasuk tasyabbuh yang dilarang karena menyerupai ajaran akidah yang tidak sesuai dengan Islam. Ulama menilai tindakan ini bisa mengaburkan identitas keimanan dan berpotensi menyeret pada perbuatan yang dikhawatirkan mendekati unsur keyakinan lain.

      Memakai Simbol Keagamaan Non-Muslim

      Menggunakan pakaian atau aksesoris yang menjadi ciri khas ibadah agama lain, seperti salib atau pakaian ritual tertentu, termasuk tasyabbuh yang terlarang. Alasannya, simbol tersebut melekat pada identitas keyakinan tertentu, sehingga mengenakannya dianggap meniru aspek keagamaan yang tidak selaras dengan ajaran Islam.

      Meniru Gaya Ibadah atau Ritual Khusus

      Melakukan gerakan, doa, atau ritual ibadah yang menjadi kekhususan agama lain juga dikategorikan tasyabbuh. Perbuatan ini tidak hanya menyerupai, tetapi juga berpotensi mengaburkan batas antara ibadah dalam Islam dan ajaran agama lain, sehingga dilarang oleh banyak ulama.

      Meniru Budaya Populer yang Tidak Melanggar Syariat

      Beberapa hal seperti gaya kuliner, desain arsitektur, hingga kebiasaan sosial tertentu boleh diikuti selama tidak mengandung unsur syirik, maksiat, atau identitas agama lain. Tindakan ini termasuk tasyabbuh yang mubah karena sifatnya universal dan tidak mengganggu prinsip-prinsip inti dalam Islam.

      Kesimpulan

      Islam memberikan panduan jelas agar umatnya tetap menjaga identitas dan prinsip agama, termasuk dalam menjauhi tasyabbuh terhadap praktik yang menjadi ciri khas keyakinan non-Muslim. Sikap ini bukan tentang membatasi, tetapi menjaga kemurnian akidah dan mencegah umat dari mengikuti tradisi yang dapat menyalahi syariat. 

      Dengan membedakan mana yang menjadi ciri ibadah atau ritual agama lain, Sahabat Muslim dapat tetap teguh pada ajaran Islam tanpa terpengaruh oleh budaya yang bertentangan. Sikap bijak dalam memilah antara budaya, kebiasaan sosial, dan unsur keagamaan menjadi kunci agar seorang Muslim tetap moderat namun tetap menjaga prinsip tauhid.

      Referensi:

      https://alfatihah.com/macam-dan-contoh-tasyabbuh/

      https://muslimah.or.id/20806-aturan-aturan-dalam-menyerupai-tasyabbuh-dengan-orang-kafir.html

      FAQ

      Jika tren tersebut tidak mengandung simbol, ritual, atau identitas khusus suatu agama/non-Muslim, maka mengikuti tren umumnya diperbolehkan. 

      Pelajari batasan syariat, konsultasikan pada ustaz yang kompeten, dan biasakan memilah hal yang menjadi ciri khas non-Muslim dari hal yang bersifat universal.

      Boleh jika budaya itu bersifat netral, tidak bertentangan dengan syariat, dan tidak mengandung simbol keagamaan non-Muslim.

      Perjalanan Hijrah Inara Rusli: Dari Hijab, Cadar, hingga Kembali Melepas Cadarnya

      Perjalanan hijrah setiap muslimah adalah cerita unik yang sarat dengan pembelajaran, keteguhan, dan kadang keputusan berat yang harus diambil. Kisah Inara Rusli, mantan istri dari Virgoun, menggambarkan dengan jelas bahwa hijrah bukanlah garis lurus, melainkan proses dinamis yang terus berkembang seiring dengan tantangan dan tuntutan hidup. Dari awal mengenakan hijab, memutuskan untuk bercadar, hingga akhirnya harus melepasnya, setiap tahap dalam perjalanannya mencerminkan pencarian ketaatan, identitas, dan tanggung jawab.

      2016 – Titik Awal: Memutuskan untuk Berhijab

      Perjalanan spiritual Inara Rusli dimulai pada tahun 2016. Setelah menghabiskan waktu liburan di Lombok, ia merasakan ketenangan batin yang mendalam. Pulau yang dikenal dengan keindahan alam dan ketenangan spiritualnya ternyata memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan rohaninya. Di saat yang sama, Inara juga menghadapi banyak ujian hidup yang membuatnya merenung dan mencari kedekatan yang lebih intim dengan Sang Pencipta.

      Kombinasi antara kedamaian yang ditemukan di Lombok dan berbagai cobaan hidup tersebut mendorongnya untuk mengambil keputusan besar: memulai penggunaan hijab. Keputusan ini bukan hanya tentang perubahan penampilan luar, tetapi lebih merupakan deklarasi internal untuk menjalani hidup dengan lebih sesuai dengan nilai-nilai agama yang diyakininya.

      2018 – Langkah Lebih Jauh: Memilih untuk Bercadar

      Dua tahun setelah konsisten berhijab, Inara mengambil langkah yang dianggapnya sebagai peningkatan dalam perjalanan ibadah dan pendekatan diri kepada Tuhan. Ia memutuskan untuk bercadar. Dalam pandangannya saat itu, cadar bukan hanya sekadar kain, tetapi merupakan bentuk perlindungan diri dari fitnah dan sarana untuk memperbaiki diri sesuai dengan syariat Islam yang dipahaminya.

      Keputusan ini menunjukkan komitmennya yang mendalam untuk menjalani kehidupan yang semakin tertutup dari pandangan publik, dengan fokus pada pembinaan diri dan keluarga. Cadar menjadi simbol ketaatannya dan bagian dari identitas spiritualnya yang baru.

      2023 – Keputusan Sulit: Melepas Cadar Demi Keluarga

      Perjalanan hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pada tahun 2023, Inara dihadapkan pada cobaan rumah tangga yang berat. Situasi ekonomi dan tanggung jawab sebagai seorang ibu memaksanya untuk membuat keputusan yang sangat sulit dan menyentuh hati.

      Demi dapat kembali bekerja, menafkahi, dan mengurus anak-anaknya dengan lebih leluasa, Inara memutuskan untuk melepas cadarnya. Keputusan ini jelas bukan hal yang mudah. Ia harus menimbang antara idealisme spiritual dengan realitas tanggung jawab duniawi sebagai pencari nafkah dan pengasuh anak.

      Langkah ini mengajarkan bahwa hijrah adalah tentang niat dan usaha terbaik di setiap kondisi. Terkadang, bentuk ketaatan eksternal harus menyesuaikan dengan tuntutan keadaan, tanpa mengurangi keikhlasan hati dalam beribadah.

      Setiap Langkah adalah Ibadah

      Perjalanan hijrah Inara Rusli dari tahun 2016 hingga 2023 adalah cermin dari banyak perempuan yang berusaha mencari keseimbangan antara keyakinan, identitas, dan tanggung jawab hidup. Mulai dari berhijab, lalu bercadar, hingga akhirnya melepas cadar demi keluarga, setiap langkahnya diambil dengan perhitungan dan ketulusan.

      Referensi: 
      • Katadata.co.id. (2023). Kisah Inara Rusli: Perjalanan Hijrah dari Hijab, Cadar, hingga Melepasnya. [Artikel online]. Diakses dari situs Katadata.
      • Abdulrahman, L. (2021). Hijrah dalam Perspektif Kontemporer: Antara Idealisme dan Realitas. Jurnal Studi Islam dan Sosial.
      • Siti Nurhaliza, M. (2022). Memaknai Hijrah Perempuan: Pergulatan Identitas dan Tanggung Jawab Keluarga. Penerbit Tinta Media.
      • Majelis Ulama Indonesia (MUI). (2020). Fatwa tentang Kemudahan (Rukhsah) dalam Syariat Islam. Ditinjau dari perspektif fikih kontemporer.