Cara Sholat Tahajud yang Benar Lengkap Dengan Niat dan Doanya

Sholat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta menyampaikan doa dan harapan di tengah suasana malam yang tenang. Meski memiliki banyak keutamaan, sebagian orang masih merasa bingung untuk memulainya karena belum memahami tata cara sholat Tahajud dengan benar.

Sahabat Muslim tidak perlu khawatir jika belum terbiasa melaksanakan ibadah malam ini. Sholat Tahajud dapat dimulai dengan dua rakaat dan dilakukan sesuai kemampuan. Hal terpenting adalah memahami waktu pelaksanaannya, niat, urutan gerakan sholat, serta menjaga konsistensi dalam beribadah. Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini!

Ringkasan

  • Sholat Tahajud merupakan sholat sunnah malam yang dikerjakan setelah tidur dan setelah sholat Isya.
  • Waktu pelaksanaannya berlangsung hingga sebelum masuk waktu Subuh, dengan sepertiga malam terakhir sebagai waktu yang utama.
  • Sholat Tahajud dapat dimulai dengan dua rakaat dan dilaksanakan dengan salam setiap dua rakaat.
  • Setelah sholat, Sahabat Muslim dapat memperbanyak doa, memohon ampunan, dan meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Apa Itu Sholat Tahajud dan Apa Keutamaannya?

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah seseorang tidur. Ibadah ini termasuk bagian dari qiyamul lail atau ibadah malam, yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Anjuran melaksanakan sholat Tahajud disebutkan dalam Al-Qur’an, salah satunya Surah Al-Isra ayat 79, yang menjelaskan tentang ibadah malam sebagai amalan tambahan bagi Rasulullah SAW.

Melalui sholat Tahajud, seorang Muslim dapat meluangkan waktu untuk beribadah dengan lebih khusyuk, memperbanyak istigfar, dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Ibadah ini juga dapat menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah. Namun, keutamaan Tahajud bukan berarti setiap doa pasti dikabulkan sesuai keinginan atau waktu yang diminta. Seorang Muslim tetap perlu berikhtiar, berdoa, dan bertawakal kepada-Nya.

Waktu Terbaik Untuk Sholat Tahajud

Sholat Tahajud dikerjakan setelah sholat Isya dan tidur, kemudian dilaksanakan setelah bangun pada malam hari hingga sebelum masuk waktu Subuh. Sahabat Muslim dapat menyesuaikan waktu pelaksanaannya dengan jadwal tidur dan waktu Subuh di wilayah masing-masing.

Waktu yang utama untuk melaksanakan sholat Tahajud adalah sepertiga malam terakhir. Pada waktu ini, suasana biasanya lebih tenang sehingga seseorang dapat beribadah dengan lebih fokus. Meski demikian, bagi yang masih kesulitan bangun menjelang Subuh, tidak perlu menunggu sampai terbiasa untuk mulai melaksanakan Tahajud.

Bagaimana Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar?

Tata cara sholat Tahajud pada dasarnya sama seperti sholat sunnah dua rakaat lainnya. Sebelum melaksanakannya, pastikan tubuh, pakaian, dan tempat sholat dalam keadaan suci serta sudah berwudhu. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti.

  1. Membaca niat sholat Tahajud

Niatkan di dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah Tahajud karena Allah SWT. Berikut lafal niat yang umum digunakan:

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatat-tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat pada dasarnya dilakukan di dalam hati. Melafalkan niat bukanlah syarat sah tersendiri, sehingga Sahabat Muslim tidak perlu khawatir jika hanya berniat di dalam hati.

  1. Melakukan takbiratul ihram

Berdiri menghadap kiblat, kemudian mengucapkan “Allahu Akbar” untuk memulai sholat. Setelah itu, bacalah doa iftitah jika mengamalkannya, lalu lanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah dan surah atau ayat Al-Qur’an yang dihafal.

  1. Melaksanakan ruku dan i’tidal

Setelah membaca surah, lakukan rukuk dengan tenang dan membaca bacaan rukuk. Kemudian bangkit untuk i’tidal sambil membaca bacaan yang sesuai dengan tuntunan sholat.

  1. Melakukan sujud dan duduk diantara dua sujud

Lanjutkan dengan sujud pertama, duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kedua. Lakukan setiap gerakan dengan tertib dan tidak tergesa-gesa.

  1. Melanjutkan rakaat kedua

Berdiri kembali untuk rakaat kedua, kemudian membaca Surah Al-Fatihah dan surah atau ayat Al-Qur’an. Setelah itu, ulangi gerakan rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.

  1. Membaca tahiyat akhir dan salam

Setelah menyelesaikan rakaat kedua, duduk untuk membaca tahiyat akhir. Akhiri sholat dengan salam. Jika ingin menambah rakaat, Sahabat Muslim dapat melanjutkan sholat dua rakaat berikutnya dengan salam pada setiap dua rakaat.

Sholat Tahajud tidak harus dilakukan dalam jumlah rakaat yang banyak. Memulai dengan dua rakaat sudah menjadi langkah yang baik bagi pemula. Jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan kemampuan, sementara pelaksanaannya tetap memperhatikan tuntunan sholat yang benar.

Apa Doa Setelah Sholat Tahajud?

Setelah menyelesaikan sholat Tahajud, Sahabat Muslim dapat memperbanyak doa dan istigfar. Tidak ada satu doa khusus yang wajib dibaca setelah Tahajud, sehingga umat Islam dapat membaca doa dari Al-Qur’an dan hadis maupun memohon dengan bahasa sendiri selama isinya baik.

Salah satu doa yang dapat dibaca adalah doa memohon ampunan dalam Surah Al-Baqarah ayat 286:

Arab:

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

Latin: Rabbanā lā tu’ākhidznā in nasīnā au akhtha’nā.

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan.” (QS Al-Baqarah: 286)

Selain doa tersebut, Sahabat Muslim dapat memohon ampunan atas dosa, meminta kemudahan dalam urusan, memohon kesehatan, serta meminta petunjuk dalam mengambil keputusan. Berdoalah dengan penuh kerendahan hati dan tetap berusaha menjalani kehidupan sesuai tuntunan Islam. 

Kesimpulan

Sholat Tahajud merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan setelah tidur pada malam hari, setelah sholat Isya, hingga sebelum masuk waktu Subuh. Tata caranya sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, dimulai dengan niat dan diakhiri dengan salam. Setelah sholat, umat Islam dapat memperbanyak doa dan memohon kebaikan kepada Allah SWT.

Bagi Sahabat Muslim yang baru ingin membiasakannya, tidak perlu merasa terbebani untuk langsung melaksanakan banyak rakaat. Mulailah dengan dua rakaat, atur waktu tidur, dan bangun secara bertahap agar ibadah ini dapat menjadi kebiasaan yang berkelanjutan. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keistiqamahan kepada kita dalam beribadah. Yuk, terus tambah wawasan seputar gaya hidup Islami bersama ArahMuslim.

Referensi: 

https://kemenag.go.id/en/islam/cara-shalat-tahajud-lengkap-dengan-niat-dan-doanya-zORJm

https://mui.or.id/baca/berita/shalat-tahajud-lengkap-tata-cara-hingga-doa

FAQ

Dalam pengertian fikih yang umum, sholat Tahajud dilakukan setelah tidur pada malam hari. Sholat sunnah malam yang dikerjakan sebelum tidur tetap termasuk ibadah malam, tetapi biasanya tidak disebut Tahajud dalam pengertian khusus tersebut.

Sholat Tahajud dapat dimulai dengan dua rakaat. Jika ingin menambah rakaat, Sahabat Muslim dapat melanjutkannya dua rakaat demi dua rakaat, dengan salam pada setiap dua rakaat.

Tidak harus. Sholat Tahajud dapat dilakukan setelah tidur pada malam hari hingga sebelum masuk waktu Subuh. Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang utama, tetapi waktu pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kemampuan.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *